Showing posts with label Doa Mengubah Segala Sesuatu. Show all posts
Showing posts with label Doa Mengubah Segala Sesuatu. Show all posts

Monday, November 7, 2011

Renungan Harian


05 November 2011

Bacaan Hari ini :
Yesaya 40:31 "tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."
__________________________________________

Suatu saat, saya sedang duduk dalam mobil yang berhenti karena jalan sedang macet dan mulai berpikir tentang semua waktu yang kita habiskan untuk menunggu dalam hidup.
Kita menunggu dalam lalu lintas, menunggu dalam antrian untuk membayar di toko kelontong, menunggu sebuah promosi, menunggu sebuah hubungan untuk berubah atau menunggu untuk sebuah doa dijawab.
Tampaknya kita menghabiskan banyak waktu di ruang tunggu kehidupan!

Tuhan melihat kita dan mengatakan kepada kita hari ini, "Aku ingin kamu untuk menunggu dengan cara yang benar."
Apa cara yang tepat untuk menunggu?
Jika Anda mencari kata "menunggu" dalam bahasa Ibrani asli, itu diterjemahkan dengan harapan dan penantian.
Tuhan ingin Anda untuk menunggu di dalam Dia.
Dia ingin harapan dan penantian Anda ada di dalam Dia.
Yesaya 40:31 mengatakan, "tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."

Tuhan telah berjanji bahwa jika kita menunggu dengan cara yang benar, maka kita akan memiliki kekuatan untuk menunggu.
Kita tidak akan merasa kewalahan, frustrasi dan kehilangan semua energi kita.
Jika Anda menunggu di dalam Dia, Anda akan berjalan dan tidak menjadi letih, berjalan dan semakin naik, dan melambung seperti elang.
Ayat ini memberitahu kita bahwa memang ada musim menunggu.
Kadang-kadang kita harus berjalan melalui beberapa hal saat kita menunggu.
Kadang-kadang kita berlari dan musim berjalan dengan cepat.
Dan terkadang, kita hanya akan naik di atas keadaan dan berjalan melalui musim menunggu.
Tidak peduli apa yang terjadi, Tuhan berjanji untuk memperkuat dan memberi kuasa pada kita ketika kita menunggu Dia.

Bagaimana kita menunggu di dalam Dia?
Pertama-tama, kita perlu menunggu dengan pujian dan penyembahan di dalam hati dan mulut kita.
Pujian selalu mendahului kemenangan.
Tuhan mengatakan Dia bertahta atas pujian umat-Nya, dan ketika Tuhan muncul, musuh telah melarikan diri!

Cara lain untuk memastikan Anda sedang menunggu dengan cara yang benar adalah dengan melihat kata-kata, pikiran dan sikap Anda.
Pikiran Anda mengarahkan kata-kata Anda yang akhirnya mengarahkan hidup Anda.
Pastikan kata-kata Anda sejalan dengan Firman-Nya.
Berada dalam kesepakatan dengan-Nya karena kekuatan Anda berasal dari kesatuan dengan-Nya.

Anda mungkin pernah mendengar bahwa sikap Anda menentukan ketinggian Anda.
Jika Anda ingin naik tinggi di atas badai kehidupan, Anda harus menetapkan pikiran Anda pada hal-hal yang di atas, bukan pada dunia ini.
Anda harus tetap fokus pada Yesus karena Dia adalah Penulis iman Anda dan yang akan membawa Anda ke garis finish.

Hari ini, jika Anda menunggu, pastikan Anda menunggu dengan cara yang benar.
Tetap miliki sikap iman dan harapan dan lagu pujian pada bibir Anda.
Ketahuilah bahwa Dia adalah setia, dan Dia akan memperbaharui kekuatan Anda dan mengangkat Anda ketika Anda memilih untuk menunggu di dalam Dia.
__________________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Yehezkiel 31-34; II Timotius 3: 10-17

Wednesday, September 21, 2011

BENSIN IMANKU


(Yang saya buat di Jakarta, tanggal 14 November 2005)

Syalom, saudara – saudaraku yang terkasih, yang selalu beriman, dan yang selalu bepengharapan kepada TUHAN JESUS KRISTUS. Salam damai sejahtera di dalam JESUS KRISTUS. Kali ini saya akan membawakan dan membagikan berita kesaksian tentang “ BENSIN IMAN “.

Apa itu "bensin" ? Kita mengenal bensin adalah sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotor. Dan yang paling sering menggunakan bensin adalah sepeda motor. Terbukti banyaknya di jalan – jalan raya dan sampai di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ) yang paling panjang ngantrinya adalah sepeda motor. Orang banyak menggunakan sepeda motor selain efisien juga sebagai salah satu alat transportasi yang mengantar dari satu tempat ke tempat yang lain. Singkat cerita untuk menjalankan sepeda motor itu dibutuhkan salah satunya adalah bensin. Dan dapat saudara bayangkan apabila satu hari saja tidak ada bensin ? Pastilah si pengguna sepeda motor itu bahkan manusia secara umum tidak akan bisa pergi ke mana – mana dan akan mengalami kebingungan. Agar sepeda motor itu tidak kehabisan bensinnya, pastilah si pengguna sepeda motor itu selalu mengecek tangki bensinnya melalui indikator bensin yang ada di dasbord motor tersebut.

Kembali ke masalah bensin. Dalam hidupnya manusia memiliki “ TUJUAN “, baik tujuan hidup menuju kedewasaan, tujuan hidup menuju kemajuan dan kesejahteraan atau tujuan – tujuan yang lain. Agar manusia mencapai tujuan diperlukan berjalan atau usaha. Manusia ingin mencapai tujuan, tetapi kadang – kadang bahan bakarnya habis alias kosong. Sehingga perlu di isi bensin kehidupan. Kita anggap bensin duniawi atau kehidupan itu adalah nasi, karena bensin nasi, sampai siang sudah lapar lagi. Sehingga sebentar – sebentar mesti mengisi bensin nasi lagi. Bukan bensin duniawi itu sebatas bensin nasi saja, masih banyak banyak contoh bensin – duniawi seperti bensin kekayaan, bensin kekuasaan, bensin egoisme atau bensin – bensin lain. Itulah bensin – bensin duniawi yang selalu dikampanyekan, khususnya oleh pemerintah untuk selalu berhemat. Padahal bagi saya dengan mengisi bensin duniawi manusia tidak akan pernah sampai pada tujuan kehidupannya. Artinya manusia selalu merasa tidak terpuaskan. Tetapi oleh bensin duniawi manusia “ SEOLAH – OLAH “ sampai ke tujuannya.

Manusia lebih suka membeli bensin duniawi yang cepat habis. Sebenarnya ada yang bensin, yang tidak akan pernah habis. Yaitu “ BENSIN ILAHI “ atau dengan kata lain adalah “ IMAN “. Karena bensin Ilahi adalah Iman, maka semakin kita gunakan, maka Iman kita juga semakin bertambah. Bukan malah sebaliknya. Dan Iman itu tidak akan pernah habis. Semakin kita beriman kepada ALLAH berarti kita akan melepaskan Iman kita kepada ALLAH. Dan ALLAH akan menghargai keimanan kita dengan kasihnya menambah Iman sebelum Iman kita habis dan berhenti di tengah jalan. Dan itulah mengapa semakin kita sering Beriman kepada ALLAH keimanan kita bertambah dan bertambah terus. Artinya jika kita punya keimanan satu, terus kita gunakan maka bukannya berkurang malah akan bertambah tiga. Dari tiga keimanan yang kita punya, terus kita gunakan akan menjadi sembilan. Bukannya berkurang melainkan akan digandakan oleh TUHAN. Dan kita tidak akan pernah kehabisan “ BENSIN IMAN “ karena semakin sering kita gunakan , maka IMAN kita akan terus dan terus bertumbuh, bertambah dan berkembang.

Untuk itu sebelum perjalanan hidup kita terhenti karena kehabisan bensin duniawi, segerelah menggunakan “ BENSIN ILAHI “, yang sudah di beri oleh ALLAH sendiri. Dengan cara selalu Bersekutu dan BERDOA MEMOHON KEPADANYA, Beribadah dengan TUHAN, Membaca Firman Tuhan, serta agar menjadi sempurna yaitu menjalankan FIRMAN TUHAN dalam kehidupanmu sehari – hari dengan baik dan benar. Kita tidak usah perlu untuk membelinya alias “ GRATIS “, karena ALLAH memberinya dengan cuma – cuma. Kita hanya perlu menggunakan dan memakainya. ALLAH akan sungguh senang ketika kita menggunakan : Bensin Iman, Keyakinan pada ALLAH dan ALLAH akan menambah dan terus menambah sampai lumbungmu penuh.

Sebagai kalimat penutup, saudara saya ajak untuk membuka salah satu ayat yang saya ambil dari Kitab IBRANI 4 : 2 , yang demikian bunyinya :

“ Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama – sama oleh iman dengan mereka yang medengarnya “.

Demikian renungan Firman Tuhan yang saya angkat dan bagikan untuk kita semua yang di jadikan pelajaran Iman kita. Dan saya berharap supaya Bensin Iman kita, terus dan terus dan terus bertambah banyak.

Tuhan memberkati pelayanan kita bersama.

*ː̗̀º†̬̩̊ºː̖́* O:)ÄmΐΐΐnO:) *ː̗̀º†̬̩̊ºː̖́*•